Artikel

7 Politikus yang Akan Bersinar di 2017 Versi Mojok

Tiga politikus perempuan dan empat laki-laki.

Di Indonesia, tidak ada tahun yang bukan tahun politik. Politik makin semarak ketika era media sosial menggeliat. Hampir semua netizen menjadi pengamat politik dan menjadikan politik sebagai salah satu perhatian utama.

Dalam situasi seperti itu, tidak salah jika Mojok Institute merilis prediksi siapa saja politikus yang akan mendominasi panggung politik nasional pada tahun 2017. Berikut adalah 7 politikus yang akan bersinar di tahun 2017 versi Mojok:

1. AHY

Agus Harimurti Yudhoyono sudah dipastikan mendapat sorotan di panggung politik Indonesia. Publik dibuat tercengang ketika mendadak dia memutuskan berhenti dari karier militernya untuk ikut bertarung di Pilgub DKI yang akan dihelat pada bulan Februari 2017. Sekalipun misalnya nanti AHY tidak memenangi kontestasi bergengsi Pilgub DKI, nama AHY akan terus bersinar. Panggung politik akan terus memberi tempat yang lapang dan terang buat putra mahkota Cikeas tersebut. Setidaknya, Partai Demokrat bisa dipastikan di bawah genggamannya. Mari kita saksikan!

 2. Sri Mulyani

Begitu dipanggil pulang ke Indonesia oleh Presiden Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan, Sri Mulyani langsung menyita perhatian publik Indonesia. Beberapa persoalan ekonomi yang semula seakan gelap langsung mendapatkan titik terang begitu disentuh oleh perempuan yang sempat tersisih dari panggung politik Indonesia itu. Tak tanggung-tanggung, bahkan tax amnesty yang semula buram, kini dibuat kinclong begitu dikerjakan oleh Sri Mulyani. Tahun 2017, perhatian publik akan terus mengarah kepada perempuan yang pernah diganjar sebagai salah satu orang yang berpengaruh di dunia versi majalah Forbes itu. Sri Mulyani akan terbang lebih tinggi lagi!

 3. Susi Pudjiastuti

Sejak awal ketika ditunjuk Presiden Jokowi untuk menduduki posisi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, perempuan berusia 51 tahun ini langsung merebut hati para netizen Indonesia. Merokok, bertato, dan tak tamat sekolah SMA justru malah menjadi “nilai jual” Susi. Publik mengapresiasi gebrakan-gebrakan Susi untuk memperbaiki sektor kelautan kita. Diawali dengan pemberantasan pencurian ikan yang dilakukan oleh nelayan-nelayan mancanegara, dengan aksi pembakaran kapal-kapal ikan asing tersebut, kini Susi berkonsentrasi pada peningkatan kesejahteraan nelayan Indonesia dan peningkatan pendapatan negara dari sektor perikanan. Susi adalah kunci!

 4. Tri Rismaharini

Karier politik Risma bakal makin mencorong di tahun 2017. Pasalnya, pada tahun 2018 nanti, Jatim akan memiliki hajatan politik pilgub. Jatim merupakan salah satu provinsi yang menjadi barometer politik Indonesia. Hampir bisa dipastikan perempuan yang menjabat dua kali sebagai Wali Kota Surabaya itu bakal ikut berlaga di arena bergengsi itu. Tahun 2017, diperkirakan partai-partai akan berebut untuk ikut mencalonkannya karena dengan ikut mencalonkan perempuan alumni ITS itu, para parpol berharap mendulang simpati publik yang akan berimbas pada kenaikan jumlah suara mereka pada pemilu tahun 2019. Kepada Risma mereka percaya!

 5. Prabowo Subianto

Tahun politik akbar 2019 nanti hampir bisa dipastikan menjadi panggung politik terakhir bagi mantan Danjen Kopassus sekaligus ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu. Pasalnya di tahun 2019, usia Prabowo sudah hampir 68 tahun. Usia yang cukup sepuh sehingga sulit membayangkan di usia 73 tahun, mantan Jenderal berbintang 3 itu ikut berlaga lagi dalam Pilpres tahun 2024. Kekalahan Prabowo di Pilpres 2014 lalu, tidak memudarkan pamor politiknya. Bahkan makin menguat, seiring dengan makin menguatnya partai Gerindra yang memposisikan diri sebagai partai oposisi. Namun menyaksikan kemesraan Prabowo dengan Presiden Jokowi yang terjadi akhir-akhir ini, bukan tidak mungkin membuat partai berlambang kepala burung Garuda itu masuk ke kabinet Pemerintahan Jokowi. Dan jika itu terjadi, jangan kaget kalau pada Pilpres tahun 2019 yang dilaksanakan serempak dengan Pemilu untuk memilih anggota dewan, Prabowo akan memilih menjadi wakil Jokowi sebagai pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Tidak percaya? Kita buktikan saja!

 6. Antasari Azhar

Usia mantan ketua KPK ini memang sudah tidak bisa dibilang muda yakni 63 tahun. Tapi sorotan publik makin membesar ketika dia menyelesaikan masa penahanannya pada tahun 2016. Sepertinya, tahun 2017 perhatian publik akan makin membesar sebab penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh Antasari untuk sesuatu yang disebutnya berkali-kali sebagai “upaya mencari keadilan”. Karena jabatan masa lalunya, juga perhatian publik yang membesar, beberapa partai bahkan sudah menawari Antasari untuk masuk dan terlibat berpolitik. Tahun 2017 bakal menjadi tahun politik untuk Antasari. Yakinlah!

 7. Anas Urbaningrum

Kok bisa Anas masuk dalam daftar ini? Bukankah pria kelahiran Blitar 47 tahun lalu ini sedang menjadi narapidana dan dicabut hak politiknya? Ya, memang begitulah faktanya. Tapi, manuver politik Anas rupanya tidak bisa dihalangi oleh jeruji penjara. Termutakhir, mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu membuat seruan agar para loyalisnya bergabung dengan Partai Hanura. Bukan tidak mungkin pada tahun 2017 nanti, akan ada lebih banyak seruan politik Anas dari dalam penjara. Dengan manuver semacam itu, tidak perlu heran jika Anas kelak keluar dari penjara, panggung politik tetap terbuka untuk mantan ketua HMI itu. Percayalah!

Komentar
To Top

Send this to friend