ilustrasi Cara Cek NIK KTP Palsu dari Penomorannya dan Tips Sabar Kalau Dukcapil Salah Tik mojok.co
ilustrasi Cara Cek NIK KTP Palsu dari Penomorannya dan Tips Sabar Kalau Dukcapil Salah Tik mojok.co

Cara Cek NIK KTP dari Penomorannya dan Tips Sabar Kalau Dukcapil Salah Tik

MOJOK.CO – Penomoran NIK bisa kita cocokan dan hal bisa digunakan sebagai upaya cek NIK KTP palsu. Sayangnya, kok masih banyak salah tik dari Dukcapil ya?

Beberapa orang menghafal NIK mereka dengan mudah karena ternyata penomorannya nggak serumit itu. Total 16 digit nomor yang kelihatannya agak membingungkan itu setidaknya bisa diterka dan dicocokkan dengan alamat, tanggal lahir, dan jenis kelamin pemilik KTP. Beberapa orang licik memang kadang memalsukan KTP dengan nomor dan identitas yang juga acak biar kejahatan mereka bisa berjalan dengan mulus. KTP ini misalnya digunakan buat jaminan sewa mobil, buat jaminan bayar utang, dan hal-hal ngawur lain. Makanya, perlu ada upaya cek NIK KTP untuk membedakan apakah KTP tersebut palsu atau memang asli.

Dua digit pertama adalah kode provinsi

Dua digit pertama pada NIK adalah kode provinsi tempat KTP itu diterbitkan, bukan tempat lahir pemilik lho ya. Misalnya, kode Provinsi Jawa Tengah adalah 33, kode Provinsi Jawa Timur adalah 35, dan seterusnya. Kode ini ada urutannya dan mudah dicek kok jika Anda sedikit kepo. 

Dua digit selanjutnya adalah kode kabupaten/kota

Sama dengan kode provinsi, Anda bisa melakukan cek NIK KTP di dua digit selanjutnya yang berupa kode kabupaten/kota. Daftarnya sudah ada, tinggal nyontek aja.


Digit kelima dan keenam adalah kode kecamatan

Setiap kabupaten juga punya kode kecamatan masing-masing. Kecamatan ini disesuaikan dengan alamat atau tempat tinggal pemilik KTP.

Enam digit setelah kode kecamatan adalah tanggal lahir

Enam digit selanjutnya adalah tanggal lahir. Sebenarnya cara cek NIK KTP gampang banget kalau paham logika penomorannya. Jika Anda lahir tanggal 30 Juli 1997 dan berjenis kelamin laki-laki, seharusnya yang tertulis di KTP adalah xxxxxx300797xxxx. Tahun lahir hanya ditulis dua digit belakang tahun. Sedangkan jka Anda berjeniskelamin perempuan, tanggal lahir ditambah 40. Entah kenapa aturannya 40 kenapa nggak 70 atau 80, ini masih jadi misteri. Yang jelas jika Anda perempuan dan lahir 30 Juli 1997, akan tertulis xxxxxx700797xxxx. Nah sekarang coba cek NIK KTP masing-masing. Kalau nggak sinkron kemungkinannya dua, antara Dukcapil salah tik waktu bikinin KTP Anda atau jangan-jangan itu KTP palsu Anda yang besok mau buat modus.

Empat digit terakhir adalah nomor urut

Empat digit inilah yang nggak begitu saja mudah ditebak orang. Nomor ini adalah urutan pendaftaran penduduk yang diproses secara otomatis oleh sistem.

***

Baca juga:  Baku-Hantam dan Saling Lempar Kursi dalam Kongres PAN Layak Diapresiasi

Selain cek NIK KTP, pastikan bahwa latar belakang foto seseorang di KTP sesuai dengan aturan. Tahun lahir ganjil menggunakan latar belakang berwarna merah, tahun lahir genap menggunakan latar belakang berwarna biru. 

Sayangnya masih banyak Dukcapil yang juga nggak memperhatikan hal ini, beberapa orang mengaku diberi latar belakang yang tidak sesuai. Tahun lahir ganjil malah dikasih layar biru, haduh. Kasus ini nggak sekali dua kali terjadi. Sedangkan kalau udah telanjur salah, bisa jadi seseorang malas membetulkannya kembali dengan alasan ribet. Meski ini bukan kesalahan si pemilik KTP, tetap saja ia yang harus mengurusnya. Bolak-balik fotokopi, antre lagi, wah.

Sebagai penduduk dan warga negara yang baik, kita memang bisa mengupayakan buat cek NIK KTP seseorang dan menerka apakah itu KTP palsu atau bukan. KTP palsu yang dibuat asal-asalan pasti nggak memperhatikan penomoran dan kaidah yang benar. Tapi, sialnya, KTP yang asli juga banyak yang salah. Jadi gimana solusinya? Tentu harus sabar.

Pertama, maklumilah salah tik atau kesalahan pendataan di Dukcapil dengan mengasumsikan bahwa kita semua manusia yang tak pernah lepas dari kesalahan. Kesempurnaan hanya milik Allah. Kedua, anggaplah ini ujian agar kita bisa belajar ilmu narimo ing pandum. Menerima apa adanya hidup, nggak kebanyakan protes, seperti falsafah Jawa. Meskipun ini bisa bikin kita dianggap goblok dan rela ditindas, ingat, kata orang bodoh dan terlalu baik itu beda tipis. Nah, anggap saja kita memang terlalu baik, bukan bodoh. Ketiga, jika Anda memang berniat membetulkan urutan nomor yang salah atau latar belakang foto KTP yang tidak sesuai dan kembali ke Dukcapil, silakan tarik napas panjang. Anggap saja ini adalah sebuah cara baru bersilaturahmi pada pegawai-pegawai di sana.

BACA JUGA Kalau Saja Proyek e-KTP Nggak Dikorupsi, Fiturnya Bakal Wow Sekali dan tulisan AJENG RIZKA lainnya.